WARLOKA – Desa Warloka bersiap mencatatkan namanya dalam peta destinasi unggulan baru. Hari ini, proyek ambisius “Teras Sunset Warloka” resmi dimulai dengan peletakan batu pertama dan pembersihan lahan di area perbukitan pesisir desa.
Proyek yang didanai melalui kolaborasi pembangunan desa ini dirancang untuk memaksimalkan potensi geografis Warloka yang memiliki pemandangan matahari terbenam (sunset) terbaik di wilayah ini.
Membangun Ekonomi dari Pinggiran Bukan sekadar tempat nongkrong, Teras Sunset diproyeksikan menjadi mesin ekonomi baru bagi warga. Fasilitas yang akan dibangun meliputi:
- Deck Kayu Artistik: Area pandang yang menjorok ke arah laut untuk wisatawan.
- Kios UMKM Terpadu: Ruang khusus bagi warga Warloka untuk menjual produk olahan pangan dan kerajinan tangan.
- Amfiteater Mini: Ruang terbuka untuk pertunjukan seni budaya lokal secara berkala.
Pernyataan Tokoh Masyarakat Dalam sambutannya, perwakilan tokoh masyarakat menyatakan bahwa proyek ini adalah mimpi lama warga yang akhirnya terwujud. “Kami ingin anak-anak muda Warloka tidak perlu mencari kerja ke luar desa. Dengan adanya Teras Sunset, mereka bisa menjadi tuan rumah di tanah sendiri sebagai pengelola atau pengusaha kuliner,” ujarnya.
Dampak Lingkungan dan Sosial Pemerintah desa menjamin bahwa pembangunan ini tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan dengan meminimalisir penebangan pohon asli dan menggunakan material kayu yang berkelanjutan. Selama proses konstruksi berlangsung 4 bulan ke depan, warga diminta maklum atas lalu lalang kendaraan pengangkut material.

